Memilih Pengganti Hiu – Mid Size Car

Published on July 23, 2012

Galant ST atau Hiu sudah beredar sejak 1996 dan pertama kali diperkenalkan oleh KTB tahun 1998 di Indonesia. Praktis umur 16 tahun adalah masa yang pantas untuk menimbang-nimbang siapa nantinya yang bakal jadi calon pengganti hiu dikemudian hari. Jika pertimbangannya adalah kelas yang sama, yaitu mid-size car, maka ada lima pemain yang bisa dipertimbangkan dari sekarang. Mereka adalah Honda Accord, Toyota Camry, Nissan Teana, Mazda 6 dan Hyundai Sonata.

Mengingat harga seken mobil mewah seperti ini akan jatuh dengan sendirinya setelah lewat dua generasi, maka yang jadi pertimbangan saya tentulah tampilan dan performa. Pada tahun keenam atau sekitar 2018 (Camry sudah mengeluarkan generasi baru tahun 2012), maka harga mobil dikelas ini tentunya sudah mencapai harga ideal yaitu dikisaran 100 juta. Dari segi mesin, sebenarnya saya sebisa mungkin memilih mesin V6 seperti galant hiu. Kecuali Hyundai dan Mazda, masing-masing pabrikan mengeluarkan jenis ini. Honda dan Toyota mengeluarkan untuk versi mesin 3.5L, sedangkan Nissan yang hanya mengeluarkan satu jenis yaitu 2.5L. Melihat konsumsi bensin versi 3.5L yang mencapai 6km/liter dan harus meminumpertamax, maka hampir pasti dua varian termahal dari Honda dan Toyota ini harus dicoret. Sedangkan Nissan Teana, walaupun memiliki mesin ideal, sayangnya dari segi tampilan tidaklah menarik. Padahal jika melihat hasil test drive yang dilakukan oleh Auto Bild Edisi 224, 28 Desember 2011 – inilah performa yang saya cari.

Dengan membandingkan tampilan, maka tinggal tiga jagoan yang layak, yaitu Honda Accord, Mazda 6 dan Hyundai Sonata. Tampilan Camry yang begitu “biasa” sepertinya sulit untuk diterima, apalagi jika dibandingkan dengan generasi berikutnya yang baru saja keluar. Dari tiga jagoan ini, Accord sedikit menggangu dari segi tampilan belakang. Bentuknya yang unik terasa kurang pas. Apalagi saat melihat performanya yang jauh tertinggal, yaitu 10,7 detik untuk mencapai 0-100 km/jam, maka jagoan Honda ini terpaksa dicoret.

Pertempuran sekarang tinggal antara Mazda 6 dan Hyundai Sonata. Masing-masing punya tampilan menarik dan performa oke. Ingat, hiu adalah mobil kencang, maka saya wajib mencari hanya mobil yang punya performa paling baik. Walaupun untuk urusan performa Nissan Teana diatas para rival (kecuali varian 3.5L), sayangnya tampilan yang tidak menarik membuat Teana harus tersingkir sejak awal. Bagi anda yang tidak begitu peduli dengan tampilan “tidak sporty” Teana dan hanya melihat faktor performa, mungkin bisa memberikan  sentuhan warna merah ala Nissan Skyline Coupe, agar Teana lebih menarik dan jauh dari kesan “orang tua mapan”.

Nah, melihat peforma kedua rival yang tersisa tidak jauh dan relatif berimbang, maka keduanya layak untuk saya pertimbangkan dikemudian hari. Salah satu faktor yang akan saya lihat nanti adalah harga bekas masing-masing. Namun jika harga tidak terpaut jauh dan harus memutuskan saat ini, Hyundai Sonata lah pemenangnya. Walaupun demikian, Mazda 6 punya keunggulan signifikan dari segi traction/stability/cruise control – yang tidak ada di Sonata – termasuk juga airbag yang berjumlah 6 buah.  Bagi saya pribadi, selain punya tampilan menarik, performa yang berada diatas Mazda 6 lah yang menjadi alasan utama mengapa Hyundai Sonata berhak menjadi pengganti Galant. Apalagi membaca tulisan tentang Sonata di edmund.com, rasa-rasanya pilihan ini adalah yang terbaik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s